Otonymous – Pernah mendengar mobil Daihatsu Hi-max? atau bahkan belum pernah ada yang mendengar sama sekali. Produk satu ini dikeluarkan oleh Daihatsu sekitar dua tahun lalu, dengan mengusung konsep mobil niaga yang mungil sehingga diharapkan mampu menerobos jalan-jalan sempit dengan tetap bisa membawa barang. Namun, market Daihatsu Hi-max semakin menurun sejak pertama diluncurkan.
PT. Astra Daihatsu Motor menargetkan penjualan produk yang satu ini mencapai 250 unit/bulannya sejak diluncurkan. Di tahun pertama sekitar tahun 2016 mobil ini mampu terjual sebanyak 349 unit/bulannya. Untuk di tahun kedua atau tahun 2017 penjualan mobil ini turun drastis bahkan hampir tidak ada penjualan sama sekali, bayangkan di tahun 2017 hanya mampu terjual 36 unit/bulannya. Nah, untuk di tahun 2018 ini dari awal tahun sampai bulan April hanya terjual sekitar 21 unit/bulannya.
Ada apa dengan produk yang satu ini ya? Ternyata setelah mendapat keterangan dari pihak PT. Astra Daihatsu Motor, ternyata masyarakat Indonesia lebih memilih produk yang sebelumnya alias Grand Max yang memiliki kapasitas baknya lebih besar dan kapasitas mesin yang besar pula. Diketahui bahwa kapasitas mesin Daihatsu Hi-max ini adalah 1000 cc, dengan harga dibawah Rp 100 juta tidak bisa menarik respon masyarakat akan produk yang punya tagline “Jagoan Jalan Sempit” ini.
Untuk kedepannya kita belum tahu apakah PT. Astra Daihatsu Motor akan terus memproduksi dan menjualnya atau menghentikan produksinya, tunggu info selanjutnya ya.
Laporan : Andy Qiting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here