Jumat, 12 Oktober 2018

Perubahan Apa Saja Yang Ada Pada New Yamaha YZF-R25?

SHARE

Otonymous - Setelah New Yamaha YZF-R25 launching, banyak netizen yang melontarkan berbagai macam komentar di sosial media terhadap desain dan performa dari motor sport fairing Yamaha ini. Suka dan tidak suka wajar saja, karena setiap orang memiliki selera yang berbeda. Tapi apakah motor ini termasuk dari selera Nymouser? Yuk kita bahas apa saja perubahannya!


Layaknya motor baru, tentu saja R25 juga hadir dengan beragam fitur baru yang lebih modern. Perubahan yang paling menonjol terletak pada suspensi depan dan headlamp. Suspensi R25 terbaru ini sudah mengadopsi upside down, dan headlamp LED dengan ukuran yang lebih kecil dari versi sebelumnya.



Pada bagian speedometer, di versi terbaru ini desainnya mirip dengan speedometer R1, full digital dengan berbagai informasi di dalamnya. Salah satunya ialah Shifting Timming Light untuk memberi tahu perpindahan gigi (Shifting Gear).


Desain tangki juga mengalami perubahan dengan lekukan khas desain R-Series. Dan untuk kapasitas tangki tidak mengalami perubahan, masih 14 liter.


Posisi stang underyoke dengan lekukan ke atas, sehingga lebih terlihat sejajar. Dan ada satu fitur yang biasanya hanya ditemukan di moge di atas 250cc, yakni saklar 3 in 1. Saklar ini memiliki 3 fungsi, cut off, in, dan starter.


Untuk desain bodi, bila diperhatikan memang hanya bagian depan saja yang terlihat nampak berubah. Menurut sang desainer, Michiharu Hasegawa, desain baru visor dan headlamp dengan air ram di tengah membuat R25 versi terbaru ini lebih aerodinamis. Dengan perubahan desain bodi yang seperti itu, Michiharu mengklaim bahwa R25 versi terbaru ini mampu meningkatkan kecepatan hingga 8 kpj.


Lalu bagaimana untuk dapur pacunya? Tampaknya Yamaha masih cukup puas dengan mesin R25 versi lawas. Yamaha masih mempertahankan mesin R25 lawas untuk disematkan di R25 versi terbarunya ini. Dengan kapasitas mesin 250 cc, inline twin-cylinder, 8 valve dengan ukuran piston 60,6 x 44,1 mm kompresi 11,6:1. Power maksimum yang dihasilkan masih tetap sama 26,5 kW (35,53 HP) pada 12.000 rpm dan torsi maksimum 22,6 Nm pada 10.000 rpm. Untuk bobotnya sendiri pula tidak mengalami perubahan, masih sama 116 kg.

Bila dibandingkan dengan kompetitor sebelah, Kawasaki Ninja 250 FI lebih unggul 3 HP. Mungkin hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat.
SHARE

0 komentar: