Rabu, 24 Oktober 2018

Kurang Diminati Di Indonesia, LCGC Ini Malah Laris Di Pakistan

SHARE

Otonymous - Persaingan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) antar kompetitor sangatlah sengit. Contohnya Suzuki yang memiliki Karimun Wagon R yang berimbas lesunya permintaan dibandingkan kompetitor lainnya, seperti Toyota Calya, Toyota Agya, Daihatsu Sigra, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio Satya.

Meski penjualan Karimun Wagon R memang kurang bergairah dalam pasar domestik, justru hal tersebut berbanding terbalik di Pakistan. Penjualan Karimun Wagon R di Pakistan tergolong cukup sukses dan diterima baik oleh masyarakatnya. Terbukti, angkat penjualannya mencapai 3.000 unit per bulan.


"Untuk menciptakan LCGC Karimun, investasinya mencapai Rp 5,1 triliun. Apa yang terjadi sekarang? Kami tidak malu mengakui (bahwa penjualannya) kurang berhasil. Akan tetapi kami juga bangga, karena ekspor Karimun Wagon R ke Pakistan bisa mencapai 3.000 unit per bulan," ujar Presiden Komisaris Indomobil Group, Soebroto Laras, dikutip dari Suara, Selasa (23/10/2018).

Sementara itu, Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Hadi Surjono menambahkan, Suzuki mengekspor Karimun Wagon R dalam bentuk Compeletely Knock Down (CKD). LCGC ini sudah mulai diekspor ke pasar Pakistan sejak 2015 lalu.


"Kami ekspor dalam bentuk CKD dan hanya ke Pakistan saja," terangnya.

Secara keseluruhan, total ekspor mobil Suzuki dari berbagai merek selama periode Januari-September sebanyak 47.122 unit CBU dan CKD, sedangkan jumlah ekspor sepeda motor Suzuki sebanyak 127.160 unit CBU dan CKD.
SHARE

0 komentar: