Jumat, 26 Oktober 2018

Ingat, Mulai 1 November 2018 Tilang Elektronik Mulai Diberlakukan. Begini Mekanismenya!

SHARE

Otonymous - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) akan dimulai pada 1 November 2018. "Jadi, penindakan nanti dimulai 1 November 2018. Saat ini masih masa uji coba, jadi belum ada penindakan," terangnya.

Dalam masa uji coba dari 1 Oktober 2018, pihaknya melakukan pengecekan akurasi tangkapan gambar dan video CCTV. Sosialisasi juga telah dilakukan pihak kepolisian dengan membagikan brosur dan membentangkan spanduk sosialisasi tilang elektronik.


Yusuf juga mengatakan, saat ini sedang persiapan menuju penerapan E-TLE sudah hampir rampung.

"Situs web untuk klarifikasi para pelanggar sudah siap. Akurasi CCTV juga sudah baik. Kemarin ada pelat yang sempat tidak tertangkap gambarnya. Tapi, sekarang mudah-mudahan kendala kendala semacam itu bisa ditekan jumlahnya," tambahnya.

Dalam akun instagram @tmcpoldametro juga menghimbau mekanisme tilang elektronik. Dalam postingan berupa video tersebut, pihaknya memberikan cara kerja E-TLE yang akan diberlakukan pada 1 November 2018.

Perlu diketahui, E-TLE merupakan sistem penindakan yang mengandalkan tangkapan gambar dan video dari CCTV canggih yang didatangkan langsung dari China.


Bila terdapat pengendara yang tertangkap CCTV melanggar lalu lintas, berkas tilang nantinya akan langsung dikirimkan ke tempat tinggal pelanggar melalui Pos Indonesia atau Emai dan telepon yang terdaftar. Pembayaran denda tilang dapat dilakukan melalui bank yang telah ditunjuk.

Berikut adalah video unggahan @tmcpoldametro untuk mengetahui bagaimana mekanisme kerjanya, agar kita lebih patuh dalam berlalu lintas.

SHARE

0 komentar: